Tampilkan postingan dengan label My Trip. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Trip. Tampilkan semua postingan

Batu Pondasi Benih Pertiwi di Lembah Napu

Jumat, 13 Maret 2015 hari dimana kami tim marketing Sulutenggo melakukan ekspansi ke wilayah Napu. Kedatangan kami ini memang bukanlah yang pertama kalinya, namun saat itulah momentum paling besar yang kami miliki. Mengapa? Sebab saat itulah kami membawa senjata pusaka kami yang nantinya kami harapkan bisa meraih pasar kompetitor kami.
Senjata yang kami bawa berupa sampel beberapa varietas yang bisa menjadi andalan kami untuk berkompetisi di daerah dataran tinggi.
Beberapa varietas tersebut adalah ICON (kubis dataran tinggi), SITARA (sawi putih), dan FORUM (kubis bunga). Ditambah lqgi dengan dua varietas pengembangan untuk perluasan pasar yaitu PRIYAYI (cabe kriting) dan TALENTA (jagung manis).
Untuk demplot kubis, kami memfokuskan dibeberapa titik. Namun, yang menjadi target utama adalah Lorong Mandiri. Daerah ini merupakan lokasi strategis untuk mengawali ekspansi BENIH PERTIWI di lembah Napu.
Semoga dengan hadirnya beberapa varietas tadi bisa menjadi batu pondasi bagi tim marketing Benih Pertiwi Sulutenggo dalam pengembangan dan perluasan pasar serta bisa memberikan warna bagi petani di Sulawesi Tengah. Kami hadir untuk memberikan solusi kesejahteraan bagi para petani.

#MyTrip

Terbang Gratis ke Borneo


This is my first time on free flight to Syamsuddin Noor Air Port, Banjarmasin. Seperti itulah letupan perasaan saya saat ini ketika akan menuju ke Surabaya.
Dari rumah saya diantar oleh istri sekitar pukul 9.40wita menuju bandara Mutiara Sis Al Djufri Palu. Sambil menunggu jadwal terbang JT 0857 tujuan Surabaya, kami makan pagi (red: menjelang siang) di salah satu cafe bandara.
Tujuan saya ke Surabaya kali ini untuk menghadiri Annual Meeting perusahaan yang setiap tahun selalu dilaksanakan pada bulan Januari. Sembari ngobrol santai tak lama kemudian panggilan untuk menaiki pesawat sudah terdengar. Saya dan istriku pun berpamitan.
Setelah 1 jam di udara, waktu telah menunjukkan sekitar pukul 12 siang. Tak lama kemudian pilot mengumumkan bahwa landasan pacu Bandara Juanda Surabaya mengalami kerusakan sehingga membutuhkan perbaikan sekitar 3 jam atau ditutup sampai pukul 15.00 Wib, sehingga pendaratan dialihkan ke Banjarmasin tepatnya di Bandara Syamsuddin Noor. Nah, disinilah pengalaman pertama saya terbang gratis sekaligus menginjakan kaki di pulau Kalimantan.
Dari sekian banyak penumpang tidak sedikit yang mengeluh. Tetapi ada juga yang seperti saya, merasa senang sebab menjadi pengalaman menariknya terbang gratis ke daerah yang belum pernah mereka kunjungi sebelumnya.

#MyTrip